LAPORAN AKHIR MODUL 2: TRANSISTOR



1. Jurnal [Kembali]

JURNAL PRAKTIKUM TRANSISTOR

Nama                              : Marsha Hayfa Rosani

No BP                             : 2410952039

Kelompok                       : 19

Tanggal Praktikum         : 28 Oktober 2025

Asisten Praktikum          : Faren Muhamad Abdad

                                         M. Alfareldo Boyke

1. Fixed Bias

 

Parameter

Nilai Pengukuran

 

 

VRB

11,75 V

 

 

VRC

0,665 V

 

 

VB

0,602 V

 

 

VC

11,77 V

 

 

VBE

0,6 V

 

 

VCE

11,78 V

 

 

IB

0,00082 A

 

 

IC

0,00011 A

 

Gelombang Input

Gelombang Output

V = 0,1 V 

f = 1 kHz


2. Emitter Stabilized Bias

 

Parameter

Nilai Pengukuran

 

 

VRB

10,16 V

 

 

VRC

10,55 V

 

 

VRE

1,508 V

 

 

VB

2,170 V

 

 

VC

12,39 V V

 

 

VE

1,539 V

 

 

VBE

0,602 V

 

 

VCE

12,39 V

 

 

IB

0,0006 A

 

 

IC

0,00003 A

 

Gelombang Input

Gelombang Output

V = 0,1 V 

f = 1 kHz


3. Self Bias

 

Parameter

Nilai Pengukuran

 

 

VRB

10,16 V

 

 

VRC

10,55 V

 

 

VRE

1,508 V

 

 

VB

2,170 V

 

 

VC

12,39 V V

 

 

VE

1,539 V

 

 

VBE

0,602 V

 

 

VCE

12,39 V

 

 

IB

0,0006 A

 

 

IC

0,00003 A

 

Gelombang Input

Gelombang Output

V = 0,1 V 

f = 1 kHz


4. Voltager Divider Bias

 

Parameter

Nilai Pengukuran

 

 

VR1 & VR2

10,19 V & 2,173 V

 

 

VRC

10,84 V

 

 

VRE

1,480 V

 

 

VB

2,1 V

 

 

VC

1,561 V

 

 

VE

1,546V

 

 

VBE

0,67 V

 

 

VCE

0,0151 V

 

 

IB

0,000174 A

 

 

IC

0,00087 A

 

Gelombang Input

Gelombang Output

 

V = 0,1 V 

f = 1 kHz


5. Power Ic dengan Regulator

IC

Vin

Kapasitor

Resistor

Vout

7805

7 V

CA = 0,1 uF

CB = 1 uF

220 Ohm

6,7 V

7809

12 V

CA = 0,1 uF

CB = 1 uF

220 Ohm

11,46 V

7812

12 V

CA = 0,1 uF

CB = 1 uF

220 Ohm

11, 58 V


2. Prinsip Kerja [Kembali]

            4.1 Fixed Bias

a.     Buatlah rangkaian seperti gambar 2.3 dengan supply DC.

b.     Atur Vcc sebesar 12 Volt DC.

c.     Hidupkan power supply dan ukur parameter VRB, VRC, VB, VC, VBE, VCE, IB, dan IC serta dicatat ke dalam tabel.

d.     Berikan tegangan dan frekuensi seperti di tabel dan sketch bentuk gelombang outputnya.

 

4.2 Emitter Stabillized Bias

a.     Buatlah rangkaian seperti gambar 2.4 dengan supply DC.

b.     Atur Vcc sebesar 12 Volt DC.

c.     Hidupkan power supply dan ukur parameter VRB, VRC, VRE, VB, VC, VE, VBE, VCE, IB, dan IC serta dicatat ke dalam tabel.

d.     Berikan tegangan dan frekuensi seperti di tabel dan sketch bentuk gelombang outputnya.

 

4.3 Self Bias

a.     Buatlah rangkaian seperti gambar 2.5 dengan supply DC.

b.     Atur Vcc sebesar 12 Volt DC.

c.     Hidupkan power supply dan ukur parameter, VRB, VRC, VRE, VB, VC, VE, VBE, VCE, IB, dan IC serta dicatat ke dalam tabel.

d.     Berikan tegangan dan frekuensi seperti di tabel dan sketch bentuk gelombang outputnya.

 

4.4 Voltage Divider Bias

a.     Buatlah rangkaian seperti gambar 2.6 dengan supply DC.

b.     Atur Vcc sebesar 12 Volt DC.

c.     Hidupkan power supply dan ukur parameter VRB, VRC, VRE, VB, VC, VE, VBE, VCE, IB, dan IC serta dicatat ke dalam tabel.

d.     Berikan tegangan dan frekuensi seperti di tabel dan sketch bentuk gelombang outputnya.


4.5 Regulator Power Supply

a.    Susun rangkaian sesuai gambar 4.1

 

Gambar 4.1 IC regulator dengan kapasitor

 

Gambar 4.2 IC regulator dengan resistor

b.    Hubungkan IC Regulator dan kapasitor/resistor.

c.    Atur Vin lebih besar daripada output/ sesuai spesifikasi

d.    Hidupkan power supply dan hubungkan ke rangkaian

e.    Ukur Voutnya.


3. Video Percobaan [Kembali]

1. Penjelasan Kondisi 4 


2. Fixed Bias


3. Emitter Stabillized Bias


4. Power Ic dengan Regulator


4. Analisa[Kembali]

Soal Analisa

Transistor (Modul 2)

1. Analisa prinsip kerja dari rangkaian self bias berdasarkan nilai parameter yang didapatkan ketika percobaan.  

Jawab: Transistor pada rangkaian self bias bekerja dengan tegangan VBE = 0,62 V yang menunjukkan bahwa transistor mulai menghantarkan arus dan berada pada daerah aktif. Nilai V_E = 12,39 V menandakan transistor belum masuk ke daerah saturasi dan masih bekerja secara linier, sehingga mampu memperkuat sinyal dengan baik. Dalam kondisi ini, arus kolektor meningkat seiring arus basis, dan hubungan kerja transistor masih sesuai karakteristik idealnya.

Prinsip kerja self bias adalah menjaga kestabilan titik kerja transistor dengan mengembalikan sebagian tegangan kolektor ke basis melalui resistor. Umpan balik negatif ini membantu menahan perubahan arus kolektor akibat variasi suhu atau β transistor. Berdasarkan hasil percobaan, transistor bekerja stabil dan tetap di daerah aktif, namun efektivitas penguatan masih dipengaruhi oleh pemilihan nilai resistor yang menentukan besar kecilnya arus bias dan posisi titik kerja.


2. Analisa prinsip kerja dari rangkaian voltage divider bias berdasarkan nilai parameter yang didapatkan ketika percobaan.

Jawab: Rangkaian voltage divider bias bekerja dengan membentuk tegangan bias yang stabil pada basis transistor melalui dua resistor pembagi tegangan. Dari hasil pengukuran diperoleh VBE = 0,67 V, menandakan transistor berada pada daerah aktif. Nilai VCE = 0,0151 V memang kecil, tetapi masih menunjukkan bahwa transistor menghantarkan arus antara kolektor dan emitor dengan baik. Tegangan VB = 2,1 V dan VE = 1,546 V memberikan beda potensial yang cukup untuk menjaga transistor tetap aktif secara kontinu. Nilai arus IB = 0,000174 A, IC = 0,00087 A, dan IE = 0,00077 A juga sesuai dengan karakteristik transistor, yaitu IE ≈ IB + IC.

Dengan kondisi ini, transistor berfungsi sebagai penguat sinyal, di mana bentuk gelombang output masih menyerupai sinyal sinus input. Pembagi tegangan pada basis menjaga kestabilan titik kerja meskipun terjadi perubahan suhu atau variasi β transistor. Namun, karena penguatan arus kecil (β rendah) dan V_CE terlalu rendah, amplitudo sinyal keluaran menjadi tidak besar sehingga penguatan tegangan kurang maksimal dan hasil penguatan tidak seideal kondisi kerja aktif penuh.


3. Analisa pengaruh variasi kapasitor dan resistor terhadap output pada rangkaian Power Supply dengan IC Regulator.

Jawab: Berdasarkan data percobaan, hasil keluaran IC regulator menunjukkan adanya penyimpangan dari spesifikasi. IC 7805 dengan input 7 V menghasilkan tegangan output sekitar 6,7 V, sedangkan IC 7809 dan 7812 dengan input 12 V menghasilkan masing-masing 11,46 V dan 11,58 V. Nilai ini menunjukkan regulator masih berfungsi, namun beberapa hasil keluaran sedikit lebih tinggi dari nominal. Hal tersebut bisa disebabkan oleh karakteristik internal IC yang menyesuaikan tegangan keluaran sesuai dua digit kode terakhir (misalnya 05, 09, 12), serta kondisi beban yang ringan sehingga tegangan belum turun sesuai beban kerja normal.

Kapasitor input 0,1 µF berperan meredam gangguan frekuensi tinggi agar IC tidak berosilasi, sedangkan kapasitor output 1 µF menjaga kestabilan tegangan dan mengurangi ripple. Jika kapasitor tidak dipasang dekat kaki IC atau nilainya tidak sesuai, maka tegangan output bisa berfluktuasi dan melebihi batas nominal. Hasil percobaan menunjukkan regulator bekerja stabil, namun untuk memastikan tegangan sesuai spesifikasi, tegangan input perlu diberi margin yang cukup dan kapasitor harus dipasang dengan nilai serta posisi yang tepat

5. Download File[Kembali]

  1. Download Laporan Akhir [Klik Disini]
  2. Download Datasheet Voltmeter  [Klik Disini]
  3. Download Datasheet Resistor [Klik Disini]
  4. Download Datasheet Transistor [Klik Disini]
  5. Download Datasheet Osiloskop [Klik Disini]

Komentar